December 28, 2011

Trip Observasi

Apa itu Trip Observasi? Aku yakin kalian udah tahu apa itu Trip Observasi. Dilihat dari kata-katanya saja pasti sudah mengerti kan? Trip itu artinya perjalanan. Observasi itu pengamatan. Jadi, trip observasi itu perjalanan mengamati~ (?)

Lanjut. Trip Observasi atau TO ini acara tahunannya 81, bahkan semenjak dia di Labschool! Dan TO yang kemarin aku jalani dari tanggal 19-21 Desember 2011 adalah TO ke-41! Wahhh, hebat ya...

Jadi, tanggal 18 Desember 2011 kumpul di sekolah, lalu mulai perjalanan ke Karang Banjar, desa yang beruntung sekali  mendapat kesempatan untuk dikunjungi sekolahku. 10 jam perjalanan ke Karang Banjar, cukup mengasyikkan (sejujurnya, aku kebanyakan tidur di bis. Lelah tak tertahankan, hoho).
Kami sampai di Karang Banjar sekitar pukul 19.00, kemudian langsung sholat, etc. Dilanjutkan dengan acara pembukaan, lalu pergi ke rumah yang akan ditinggali selama di Karang Banjar.


Tanggal 19 Desember 2011, Setelah apel dan sedikit suguhan dari kakak PO, kami kebanyakan hanya di rumah, mengobrol atau membuat charta. Kenapa? Karena hujannya mantapp. Oh iya, sudahkah aku memberitahu anggota kelompok TO-ku?
Well, nama kelompokku adalah Carcharias, dipilih setelah berbagai coretan nama di kertas selembar. Sebelumnya kami mau nama kelompok kami Amazon, Pasifik, Artik, tapi karena kurang sreg sama semua itu, jadilah Carcharias~
Danru kami tidak lain dan tidak bukan adalah Ian, manusia paling sering senyum yang pernah kutemui! Jujur saja. Dia kalau muber malah terlihat aneh. Super janggal.
Komdis kami, Arsyal. Kata orang-orang, rambut dia warnanya merah. Gaul sekali, bukan? Sayangnya, aku keburu melihat rambut botaknya.. Oh iya, Arsyal juga komdis yang setia menggantikan Ian alias Danru kalau Ian tiba-tiba sakit. Yap. Ian palang merah dan dia Danru. It may seems too mean to know the fact that we still decided him to be the Danru, but.... yasudahlah.. Ian. Maafkan kami. Gue jadi merasa jahat nih-_- Oh iya lanjut, yaa. Terus ya udah deh Arsyal jadi gantiin Ian, dan Komdis kemudian menjadi Radifan...yang akan saya jelaskan nanti seperti apa anaknya.
Sekben.. aku dumz. Keren, yak. hoho.
Anggotanya, ada Sella, si artis yang suka banget nyanyi dan ketawa di waktu bersamaan... hmm ga deng bohong tapi kira-kira bernyanyi dan tertawa itu memang hal yang paling sering dia lakukan. Niken, si pelukis dan pianis yang handal super. Waktu itu dia pernah ngomong gini sebelum main piano, "Gue mau main piano tapi gue lagi bete jadi sori ya." Dan kemudian dia memainkan pianonya dan guess what? I can feel her anger! Nifa, si tomboy yang sering dipanggil preman yang kalau ngomong suka asal nyablak tapi kadang tampangnya terlanjur polos dan cengo berlebihan, kerdus pula wkwk eh tapi jangan salah pas buat charta, dia super berperan, loh! Oh iya dia juga ngurusin banget kelompok kita. Kalau ada sesuatu buat besok, dia sering terror ngingetin, kalau ada yang salah, dimarahin, terus kalau udah bete, khas banget pokoknya haha. Dita, yang khas dari Dita itu adalah seringnya dia berkata 'Si Cantik dan Senyumnya Manis'. Oke, terserah.. yang jelas dia gak bisa makan nasi, jadi di sana dia makan kentang gitu.. Padahal nasi enak loh, Dit... Alita  Ini orang kalau buat salah suka senyum sendiri gitu, entah kenapa. Kocak pokoknya terus dia kalau udah bete wetss... kata-katanya wkwk. Dia juga spesialis menulis di charta. Soalnya rapi gitu, deh, tulisannya. Iko, Iko ini kalau ketawa mulutnya lebar banget haha, terus terus gue denger-denger, dia pinter banget, terus oh iya dia juga jago main gitar, dan ternyata bisa masak-_- Radifan, NAH INI, si bule gagal. Dia selalu bilang dia indo-belanda. Ya, up to you aja gue ga tau itu bener apa kagak, yang jelas dia selalu ngaku-ngaku dia indo-belanda dan terkadang baru nengok kalau dia dipanggil Sebastian. Entah karena apa, dia ingin dipanggil seperti itu. Radifan ini juga penggantinya Arsyal. Kalau Arsyal pindah tugas jadi Danru, dia jadi Komdis.
Sudahkah aku memberi tahu kamitku? Namanya Kak Brenda. Pencerahan banget yaaps. Kalau ada sesuatu yang salah, dia selalu bilang, "Selooo." Dan tanpa sadar kami benar-benar jadi selo.



Ini waktu lagi konsul charta... oh iya, sedih banget banget nihhh, charta kelompok gue kagak masuk final!! Sebel ya!! Bangettt.

Oh iya, hari itu juga aku mengajar anak-anak SD, lohh. Cuma ngajarin nyanyi twinkle twinkle little star & buatin yel-yel sih.. yasudahlahh~


20 Desember 2011. Sehabis Apel, ada penjelajahan. Quite fun. Yang ikut penjelajahan itu Arsyal sebagai Danru (Ian palang merah, bro.. ga boleh ikut-_-), Iko, Gue, Niken, Sella, Dita, dan Radifan sebagai Komdis. Arsyal dengan mottonya sebagai orang selo ternyata berhasil memegang tanggung jawab dengan baikkk yeaa congrats ya, dan Radifan juga menggunakan kekuasaan dengan..baik, "Woy woy woy jangan kayak gitu! Gue komdis, nihh." Yah bolehlah..
Pos 1, kerohanian. Sama Pak Mahroji disuruh baca surat gitu yang ternyata aku sudah sedikit lupa hehehehe. Jadilah Arsyal dan Iko sebagai duo ustad. Terus ada sedikit muhasabah (?) dari Pak Kartono


Pos 2, kepemimpinan. Pertama, disuruh merangkak eh salah merayap tiarap. Dan di sini gue utang 3 seri yang langsung dibayar di lokasi. By the way buswayy, di sini name tag yang sudah susah payah gue buat hancur brohh, ya ampun, sakittttt................lanjut. Kedua, kita di suruh nyebrang di..kayak danau gitu ya? Mata kita ditutup pake slayer dan bermodalkan instruksi dari danru, dengan berbagai halang rintang seperti suara orang lain yang memberikan instruksi agar kami jatuh ke danau<3 Tapi syukurlah~ aku baik-baik saja kokk. Makanya dengerin Arsyal hohoho. BTW BTW BTW!! Sella sama Radifan kocak banget yaaa-_- Haduh susah menjelaskannya, yasudah.

 Ini sebelum ngelewatin danau. Dari kiri ke kanan ada Arsyal, Iko, aku, Pak Ahong, Niken, Sella, Dita, dan Radifan.

Pos 3, aku lupa namanya, yang jelas di sini aku sebagai Regu 4, bersama dengan regu 5 dan 6 berduel dengan Kakak Dito dan Kak Aulia...oke gak selebay itu. Jadi, Regu 4,5,6 diberikan masalah. Dan kami gak bisa menjawabnya SEHINGGA vandel dan headband dengan sangat terpaksa, harus diberikan kepada Kakak PO. Btw, katanya jawaban dari masalah paling konyol dalah Regu 4,5,6. Baguslah. Tandanya kami kreatif. Lagian kami udah jawab loh kak padahal! Tapi karena barter barter dan barter jadi bingung ah yasudah~ selo.
Pos 4, evaluasi. Apa hal yang tidak bisa dibeli dengan uang? Pengalaman :)
Malam-malamnya, diadakan solocamp. Kayak renungan gitu. Pak Amor berbicara diikuti backsound yang menyedihkan, menggembirakan, sekaligus menakutkan. Oh iya, gue nangis, loh~

21 Desember 2011, Pulaaaaaang.

Atas, kiri ke kanan: Niken, Arsyal, Ian, Kak Brenda, Sella, Alita, Pak Ahong
Bawah, kiri ke kanan:  Radifan, Iko, Dita, Nifa, gue:)


Intinya, TO ke-41 ini lumayan seru, lah.

Untuk May, udah gue bilang jangan dibaca suratnyaaaa. Kenapa malah dibacaaa. Gimana sihhhh. Malu nih ish sebel ho. Ya udah deh ya sayounara, dewa mata, mata raishu. Beneran bagus kan tapi... yaudah deh hoho thanks yap gue takut jelek sbnrnya haha

2 comments:

Fauzan Al-Rasyid said...

Gue berani jamin, alasan dikasih nama Poseidon pasti aneh-aneh deh, hahaha! Ya ngga? Ya ngga? Ya ngga? :p

D said...

Maksudnya, kak?-_-
Orang kita waras, kok.
We are definitely normal

The Owner

My photo
Already 20. The girl who tries to be adorable enough.
"Face tomorrow, tomorrow is not yesterday."
-Avril Lavigne, Darlin'