March 13, 2012

The Surprise

Masih ingat kalau kemarin aku ulang tahun ke-15?

Bukan sekedar ulang tahun. Oke, aku mendapat surprise yang PERTAMA!!! Congratulation, ACRACEOUS, The First Surpriser.~_~ 

Pagi hari itu aku bersantai di sekolah dengan senangnya. Tidak ada yang mengucapkan selamat ulang tahun untukku. Tidak masalah, aku jadi punya goal terbaru, yaitu untuk........membuat teman-temanku tidak sadar sama sekali! ^_^ What a great idea.

Sangat disayangkan, waktu istirahat pertama datang, aku dan teman-temanku ke kantin, dan bertemu Nadiya Auliesa. Segeralah sahabatku semenjak SMP itu bernyanyi, "Happy birthday, Durra! Happy Birthday, Durra! Happy birthday~" Aku lalu mengucapkan terima kasih dan mengacak-acak rambutnya. Ea, unyu zekali.-_-
Saat itu, wajah teman-teman kelasku terlihat random. 

"Durra...........hari ini ulang tahun?"

Gagal sudah rencana pagi hari dalam waktu 3 jam. Thanks to Nadiya, tapi aku tetap senang dinyanyiin di lorong sekolah. Hoho. Setelah aku menjawab, "Iya," teman-temanku segera meminta maaf, "Dur, serius gue ga tau hari ini lo ulang tahun! Lebih tepatnya gue ga tau hari ini tanggal 12 Maret, Dur. Dur, Selamat Ulang Tahun!!! Dur, maaf!!"

Rasanya aku ingin menangis........karena rencanaku gagal teman-temanku terlihat sangat bersalah /cieterharu.

Ketika aku jajan, bisa kulihat gelagat aneh teman-temanku. Mereka bergerombol seperti amoeba sebuah tim yang sedang menjalankan misi. Hm. Mereka berbisik-bisik sambil melihat ke arahku. Mencurigakan. Sambil jajan, aku berusaha memikirkan 'Apa Gerangan yang Mereka Bicarakan?' tanpa mendengar apa yang mereka bicarakan. Berdasarkan pengalaman pribadi sebagai tukang nyeprise (imbuhan nye+surprise. Sejujurnya tidak ada kata-kata seperti ini), dengan gede rasa-nya aku berkata dalam hati, AHA! Pasti lagi ngomongin surprise buatku.

Aku ke kelas dan makan makanan yang baru kubeli di kantin. Semua tampak biasa saja. 
Selesai makan, aku diajak salah satu temanku, Dinda, untuk menemaninya ke kantin. Aku temani saja. 

Dalam perjalanan ke kantin, Dinda bercerita, "Dur, kamu nanti pulang sekolah mau dikasih surprise, loh!" Dinda bercerita dengan suara medok-nya yang khas. "Oh ya?" jawabku, tertarik. "Iya! Teman-teman sekelas mau ngasih," jelas Dinda. "Kok, kamu ngasih tau aku? Jadi bukan surprise, dong?" tanyaku penasaran. Emejing sekali orang jaman sekarang. Mau Surprise, tapi ngasih tau dulu.

Sepulangnya dari kantin, aku duduk kembali di kursiku. Berbekal info dari Dinda, kini aku sadar, memang gelagat orang-orang menjadi SEDIKIT lebih aneh dari biasanya. 

Istirahat kedua datang. Aku jajan (lagi), dan kemudian bel masuk berbunyi. Beberapa menit setelah istirahat, Monic mengajakku ke toilet. Lebih tepatnya memintaku untuk menemaninya ke toilet. Aku ikut saja daripada bosan di kelas.

Pelajaran terakhir, kimia, ada sisa waktu. Pak Hernowo, "Yak, sekarang boleh bebas! Ngapain aja boleh."

Bendahara I kelasku, Gracia Natasia, dengan sigap mengajakku untuk menagih dengan paksa(kalau ngga dengan paksa pada ga mau bayar-_-) uang kas. "Emang teman-teman udah pada bawa uang? Besok aja. Hari ini bilang dulu supaya besok dibawa uangnya," kataku. Alasan saja. Entah kenapa, belum ada keinginan untuk menagih.

"Tagih aja! Kalo gak kayak gitu ga bakal kekumpul-kumpul, Dur!" kata Grace. "Emang dibolehin sama Pak Hernowo?" tanyaku. "Ck, boleh, lah! Pak, boleh kan nagih uang kas?" tanya Grace kepada Pak Hernowo. "Iya, Boleh, kok. Ayo ayo nagih uang kas boleh," jawab Pak Hernowo.

"Ayo nagih kas!" kali ini kata-kata Grace sudah tidak bisa kubantah.

"Dur, gue ngutang berapa? Mau bayar uang kas," tanya Kunti. "Dur, gue berapa lagi?" tanya NadiaCNP.

"Ayo, dur! Tagih! Tuh, Kunti sama Nadia aja mau bayar uang kas," kata Grace.

"Iya, iya, iya tunggu. Gue cari buku kasnya dulu," kataku. "Emang buku kas kemana?" tanya Grace, mulai khawatir. "Gak tau, gak ada di tas gue," kataku. "DURRA?! BUKU KAS MASA ILANG?!"

Langsunglah gaduh satu kelas. Dasar Grace kompor minyak 3kg yang regulatornya rusak! Ck.

Dari sanalah dimulai kepanikanku. Buku kas. 400rb++. Uang satu kelas. Gue ilangin? APA KATA BUNDA EH SALAH WALI KELAS TEMAN-TEMAN? Yang jadi kompor a.k.a Grace udah meledak pula. jeger=_=

Berbagai komentar keluar, "Dur, yang bener aja. Uang sekelas, loh. Kasian yg udah bayar full. Untung gue belom, haha," kata Dina. Masih sempetnya ber-haha. in panic, bro
"Lo beneran gak inget, Dur? Tadi kan gue ngasih uang kas. Yang bener aja udah ilang lagi. Tadi gue baru ngasih loh. Walaupun cuma 2000," kata Kia. Ya udah sih, Ki, kan, BELUM ketemu, bukan gak ketemu.
"EHHHHH BUKU KAS!" teriak Ilham. Mataku langsung berlari ke arahnya. "Bercanda deng, haha. Ini bukuku," lanjutnya. Jeger. PHP-er dasarT_T
"Kalau buku kas hilang, buat apa dong selama ini aku bayar uang kas? Gak guna," kata Ilham. Jleb banget, Ham. Biasanya baik :''''''

Dan ketika aku sedang menggalaukan segalanya, tiba-tiba mereka datang sambil bernyanyi, "Happy Birthday, Durra!~", LCD pun sudah bertuliskan 'Happy Birthday Durra', etc. EMEJING, MENNN!

Aku sampai terharu alah bilang aja nangis. Gak nyangka bakal ditipu kayak cara temen-temen SMP Grace mengejutkan Grace di hari ulang tahunnya. Huft. Untung gak jadi ngembaliin uang kas.

Waktu mereka datang membawa kue, dengan jahatnya kalimat yang muncul dari mulutku adalah, "Hu......hu, buku kasnya mana?" -___- Maafkan aku, kawan. Tapi ternyata buku kas ada di Grace komporT_T Bikin panique.



Terima kasih, ACRACEOUS untuk surprise-nya. The most amazing lah. Nice try. Patut dicoba kepada bendahara kelas kalian, kalau bendahara kalian berulang tahun.

No comments:

The Owner

My photo
Already 20. The girl who tries to be adorable enough.
"Face tomorrow, tomorrow is not yesterday."
-Avril Lavigne, Darlin'