May 17, 2012

My First Super Project!

Kalian tahu SoV?
SoV itu singkatan dari School of Volunteers, acara yang dibuat oleh Indonesian Future Leaders. Dimana SoV ini bertujuan: "Untuk meningkatkan semangat volunteering pada anak-anak SMA dan sederajatnya, dengan membantu mengembangkan tingkat kesadaran mereka terhadap isu-isu sosial dan membantu memberikan pelatihan yang mereka butuhkan untuk melakukan community service." Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai SoV

Pertanyaan kedua, Indonesian Future Leaders itu apa, sih?
Singkat saja, karena gue juga bukan anggota atau staf, hanya orang awam yang baru sekian bulan ini mendengar Indonesian Future Leaders, "Indonesian Future Leaders berdiri sebagai sebuah lembaga swadaya masyarakat yang digerakkan oleh kaum muda pada tahun 2009, oleh sekelompok anak muda usia 17-18 tahun. Dan president-nya Indonesian Future Leaders adalah, Iman Usman.

Segitu saja perkenalan akan SoV-nya, lanjut ke cerita gue :)

Jumat, 11 Mei 2012.
Hari ini gue dan teman-teman gue kerja rodi buat besok, ada roadshow SoV. Jadi, kita harus merencanakan proyek sosial gitu. Karena emang maksud SoV buat melahirkan berbagai ide-ide anak muda yang tidak kesampaian untuk dikabulkan dalam membuat Indonesia lebih baik berdasarkan isu-isu sosial yang ada.

ki-ka: W, Juan, Sasa, Luthfi, May.

Nah, karena kami merasa kalau masih butuh pembaruan atau tambahan-tambahan di dalam proyek ini, jadilah kami berkumpul di McD pangjat (markas di luar sekolah yang muahal).

Sabtu, 12 Mei 2012
Hari ini hari H! Deg-degan? Syukurlah tidak. Gue makin tertarik untuk segera ke lokasi karena kakak gue yang ajaib sekali.

Gue punya kakak, dia kuliah di HI UI. Dan ketika gue bilang gue bakal ikutan SoV hari ini, dia langsung bilang, "Woah?! Nitip salam buat Iman Usman, ya!" Sebagai pelajar SMA dengan pegangan buku pelajaran dan jarang sekali menonton televisi atau mencari berita-berita lainnnya dari dunia elektronik, gue bertanya, "Siapa Iman Usman?"

Kakak gue memasang muka heran. "Dia temen aku." Kali ini gue yang masang muka heran. Dalam pikiran gue, ya terus kenapa? Gimana gue bisa tau Iman Usman yang mana? Kenapa temannya kakak gue bisa ada di sana?

Kemudian munculah penjelasan dari kakak gue. Dan saat itu gue baru tau ternyata.. Iman Usman MAPRES UI. Iman Usman president-nya IFL yang adalah pembuat SoV.

Langsung amazed gitu gue. Gak sabar pengen lihat teman kakak gue yang sangat dibanggakan itu.

Sesampainya di lokasi, gue bawa gitar. Oke, bingung kenapa bawa gitar? begini ceritanya..

Sekian hari sebelum hari H (bukan hari Jumat, ya).
"KITA MAU NAMPILIN APAAA???"
"GAK TAHU! EMANGNYA INI ICE BREAKING KITA YANG NAMPILIN??"
"KALAU NGGAK, KENAPA HARUS DITULIS, 'PILIH SALAH SATU.' DI PANDUANNYA??"
"YA, MANA GUE TAHU!!"
"YAUDAH TERUS MAU NAMPILIN APA??"
"APA AJA BOLEH DAH."
"UDAH, MAIN MUSIK AJA MAIN MUSIK!"
"GITAR AJE GITAR."
Sebenernya, sih, ga gitu percakapannya. Tapi intinya begitu. Dan, harusnya juga gak usah caps, sih. Biar heboh aja gue caps. Xixixi.

Apesnya, gue yang kebagian main gitar. Gitarnya bukan punya gue, tapi. Punya Sasa. 

Ceritanya belum selesai sampai situ. Hari H-sekianmenit, kami masih merasa gundah (._.) dan ingin kepastian, sebenarnya ice breakingnya itu gimana, sih? Kita yang nampilin atau bukan??

Untuk menghilangkan kegalauan dalam diri, akhirnya kami mengutus bos geng ketua kelompok kami untuk menelepon orang-orang SoV.  
Dagdigdug jantung gue..

"Halo?" ucap si ketua. Tidak terdengar jawaban dari orang SoV. Ya iyalah, orang gak di loudspeaker. Hehehe. "Saya mau tanya.." lanjut ketua. "Ice Breakingnya itu harus nampilin apa ya?" 

BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!!!!
Kalau ada pentungan pengen langsung gue timpuk-_- Bukan itu pertanyaaaaaannyaaaa!!! 

Gue sama Sasa langsung hadap-hadapan dengan muka khawatir+cemas+pikiran gawat-dah-pengen-langsung-gue-ambil-aja-telepon-si-luthfi-biar-gue-yang-ngomong-aja!! (oke yang tentang pikiran itu mungkin cuma gue)

Untunglah di akhir-akhir, Luthfi beneran nanya pertanyaan yang membuat gue cenat-cenut, "Yang nampilin Ice Breakingnya itu siapa?" Dan tebak apa...

ternyata bukan peserta. Ternyata bukan peserta. Ternyata bukan peserta.

YIPPIIIEEE!! Then, gitarnya gimana? Sebelnya, si ketua tetep pengen gue bawa noh gitar. Jebum-_-)---O)X_X) 
Wkwkwk-_- Peace ._.V

Langsung ke acara aja, ya. Jadi di sana kita dikasih materi, dikasih perkenalan dengan isu-isu sosial di Indonesia, yang ternyata banyak banget dan mungkin semua yang sering kita temui bisa dijadikan isu sosial. Mungkin gue yang lebih seneng di depan laptop gue menulis blog atau meng-update twitter daripada membaca buku fisika yang mana gue remed terus kemarin-kemarin, bisa dianggap isu sosial.



Kemudian, sampailah kami dimana harus berkumpul sesuai cluster dan diperkenalkan lebih lanjut mengenai cluster yang kita pilih tersebut.
Kelompok gue, Aqua Vitae, memilih cluster pendidikan bersama satu lagi kelompok yang namanya Ina-One (kalau tidak salah). Kami (kelompok gue dan kelompok mereka) diberikan materi oleh Agus Rachmanto dari Indonesia Mengajar.



Setelah diberikan materi, dll, agenda selanjutnya adalah membuat presentasi mengenai proyek yang ingin dilakukan menggunakan sarana buku gambar, lem, gunting, dan majalah-mejalah bekas.

Selesai membuat presentasi, kami menunggu giliran untuk mempresentasikan rencana proyek kami. Hebatnya, ternyata kami tidak perlu menunggu, karena kami urutan 1!!



"Jadi, nama proyek kami 'Read The Dreams'..........."
Setelah cuap-cuap segala  macam mengenai proyek, datanglah waktu bebas! Di sini May harus pulang karena harus potong rambut untuk capaska.... Sedih sekali jadi berempat doang.

Sekitar pukul 18.00 diberikan pengumuman siapa yang menjadi semifinalis. Dari 9 kelompok (atau 8, ya?) dipilih 4. Termasuk kelompok dengan nama proyek, "R..............ead The Dreams!"

Wiii!!! Senangnya bukan main! Sehari yang tidak sia-sia!!

Bismillah untuk selanjutnyaa^^
Btw, gak ada Iman Usman-nya.. gak bisa nyampein salam deh ._.v

sources: SoV, IFL, TheJakartaPost, SoV_IFL

No comments:

The Owner

My photo
Already 20. The girl who tries to be adorable enough.
"Face tomorrow, tomorrow is not yesterday."
-Avril Lavigne, Darlin'