May 13, 2012

PPB Goes to KOMPAS

Tanggal 8 Mei 2012, PPB (gue-Sasa-Zizi-Luthfi-Juan-Aziz tanpa May) berkelana ke kompas. Ngapain? Rencananya kami akan menulis artikel di KOMPAS MUDA! Wiiiii!

Kami kumpul di jembatan KODAM. Ditemani matahari yang terik, kami bercanda tawa. Awalnya ada May. Kemudian May pulang karena ingin menyiapkan untuk latihan gabungan capaska. Jadilah PPB hanya berenam ke Kompas.

Kami ke lokasi naik 19. Masih bareng May tuh di 19. Ngobrol ngalor ngidul udah kayak gossipers, sampai akhirnya sampai di halte busway cililitan kalau gak salah (karena gue ga tau tempat :P), kami turun dari 19 dan harus bayar 3000 per orang. Di sini kami berpisah dengan Maysari :')

Setelah naik 19, kami naik busway. Awalnya ada sedikit perdebatan. Ya, karena tidak ada yang tahu jalan menuju kompas-nya. Untung ada Zizi, kali ini dia guide busway-nya!

Busway ternyata tidak sesepi yang kita pikirkan. Jauh sekali dari kata sepi. Sangat ramai. Buat napas aja susah. Oke gak lebay, tapi kira-kira begitu.

Entah halte busway yang mana (seperti yang gue bilang tadi, gue ga tau jalan), akhirnya kami turun dari busway sesak itu. Menghirup udara Jakarta yang lebih baik dibanding udara dalam busway, gue bernapas lega. Masalah baru ditemui di sini. Ternyata kami turun di halte yang salah! Harusnya langsung aja tadi!! Antara berterima kasih dan tidak.. Berterima kasih karena akhirnya dibebaskan dari keramaian, dan tidak berterima kasih karena salah halte.

Tapi akhirnya, memang kita harus mensyukuri apa yang ada. Gue dan kawan-kawan naik busway untuk melanjutkan perjalanan yang terpotong, dan busway yang kami naiki sepi! Yah, tetap tidak mendapat tempat duduk sih, tapi yah, it's way way better than before!

Setelah sampai di halte yang tepat, kami turun dan kemudian naik angkot 09 menuju lokasi. Sayangnya, 09 tidak benar2 berhenti di depan lokasi. Kami harus jalan melewati pasar, dll.

Terlihat sedikit menyeramkan..

Setelah berjalan cukup lama yang tidak terasa karena kami ngobrol, akhirnya kami sampai di kompas gramedia! Rasanya menyenangkan sekali setelah panas-panas kami merasakan sejuknya....AC. Kami sampai di lokasi sekitar pukul 11. Terus kami dapat kartu penanda tamu, yang dipakai Sasa.



Sesampainya di sana, kami menunggu di depan ruangan redaksi. Ruang redaksinya persis seperti yang di film-film! Dan, pintunya hanya bisa terbuka jika alat sensornya disentuh ID card. Kurang keren apa lagi.

Di sana, kami bertemu Mbak Susie, dan mulailah kami membahas mengenai artikel yang akan kami buat. Yah, seperti biasa, kami banyak ngobrol, hehe.



Selesai membuat kerangka untuk artikel, kami diajak Mbak Susie untuk melihat pusat informasi kompas di lantai 4. Keren loh! Dari koran paling lama sampai paling baru dapat ditemukan di sini. Gue ingat bagaimana koran pertama pelan-pelan gue buka, gue bolak-balik halamannya. Kan gawat kalau rusak terus disuruh ganti uangnya=_=

ki-ka: gue, Luthfi, Juan, Sasa, Mbak Susie, Aziz

ki-ka: Juan, Durra, Sasa, Zizi, Aziz, Luthfi
Komputer yang menyimpan artikel-artikel kompas.

Ruangan tempat kompas dikumpulkan. Gak boleh masuk bawa kamera. Fotonya dari luar deh...

Sebelum pulang, kami memutuskan untuk melihat mesin tik super besar untuk terakhir kali, dan foto bersama mesin tik itu.


Dan dalam perjalanan pulang, ada aja yang modus...

(._.)V Peace love and gavl. Durra sayang Sasa-Juan! ^^

5 comments:

Ocha Rhoshandha said...

asik banget tuh diajakin bikin artikel di kompas. wah, mau dong . . .

Shinta said...

sial. gabisa meninggalkan baca artikel ini tanpa meninggalkan rasa melting -,-

Fauzan Al-Rasyid said...

Hey Durra! So good to read your blog! Hahaha, it's great to know your adventure with Sasa, Zizi, Juan, and Luthfi! I also used to take a picture in the front of that old machine, so cool! Well, have another wonderful trip! ;-)

By the way, seems you made a "good trick" to your blog since I can't select any text on your blog, hahaha!

D said...

@Ocha Rhoshandha: Hai! Bisa dicoba kalau sudah SMA, & dikuliah pun sbnrnya bs, loh! Namanya Kompas Kampus.

@Shinta: Wkwkwk makanya tahun depan coba, ya, Shinnn.

@Fauzan: Yea, that machine is a must to-take-a-photo-with. Kakkk, you forgot Aziz. I did it with Sasa, Zizi, Juan, Luthfi, and Aziz!
Yup, all thanks to you, sir! no-copy&paste nowww

Fauzan Al-Rasyid said...

Oh iya Aziz! Hahaha, no offense Aziz, *lol*

The Owner

My photo
Already 20. The girl who tries to be adorable enough.
"Face tomorrow, tomorrow is not yesterday."
-Avril Lavigne, Darlin'