November 6, 2012

Masa SMA: Arti Penting Waktu

Aksel + Paskib = Arti Penting Waktu

Semua berawal dari demo ekskul. Pernah gue ceritain kan? Ya, seberapa "wow"-nya mereka di mata gue, yang anehnya menurut teman-teman gue yang lannya adalah hal biasa. Dilanjutkan dengan upacara 17-an, lalu janji kepada diri sendiri ketika mewawancara untuk tugas sosiologi, sampai penjelasan panjang lebar mengenai paskibra yang berujung kepada, "Coba, deh, saya yakin kamu bakal suka sama ekskul ini, karena paskibra itu seru."

Dan ketika beberapa temanku melihatku, mereka bertanya, "Lo anak Paskib." Gak ngerti, tapi mereka berkata begitu. Padahal mereka gak terlalu dekat denganku. Padahal gue gak make badge atau sesuatu yang menunjukkan paskib sewaktu itu. Rasanya, "wow", ketika lo dilihat dan orang langsung tahu lo anak paskib tanpa lo memakai atribut.

"Kalian tuh ngga manfaatin waktu sebaik-baiknya. Kalau tahu waktunya sempit, ya diakalin, lah." - Kak Radit.

Suguhan sehari-hari karena ga beres-beres manajemen waktunya. Yang herannya belum bisa benar-benar didapatkan 'feel'-nya sampai datangnya hari ini.

Di Paskib ini, gue banyak bertarung dengan waktu. Mau gimana? Gue aksel, tapi gue paskib juga. Harus pinter manage waktu. Tapi bahkan sampai saat ini masih dengan begonya ketarik-tarik waktu.

Dulu, gue ga keterima capaska. Harusnya gue bisa aja tuh jadi capaska kalau ikut GC.
Dulu, harusnya gue ikut GC, tapi karena latgabnya baru 4, jadi gak bisa ikut puncak pelatihan+pelantikan GC.
Gak ikut puncak pelatihan = gak bisa jadi capaska 2012.

Sekarang? Gak jadi pengurus.
Gue merasa ini semua kehendak Allah. Buktinya apa? Gue gak bisa ikut puncak pelatihan. Gue sebenarnya udah sampai di kec. Taman Sari, Bogor jam 7 malam, tapi tidak kunjung bertemu. Orang2 yang kami tanya hanya membuat kami berputar-putar di jalan yang sama. Sampai akhirnya, harus mengucapkan selamat tinggal untuk pelatihan puncak.

Tugas? Ga dikerjain. Karena kebingungan tak mendasar.
Dan semua itu memang mungkin benar, karena tidak ada keberanian.

Mungkin ini yang namanya bodoh, jatuh ke lubang yang sama. Kejadian di Paskibra JT atau di Paskibra 81. Bukti konkrit kalau sampai saat ini belum terlalu bisa manage waktu untuk kegiatan lebih dari 1.

Tapi berkat semua ini aku tahu arti penting waktu.
Semua orang butuh waktu. Sebagai patokan.
Dan bagi mereka yang beruntung, juga bisa sebagai teman.
Yang jelas, jangan buat waktu sebagai musuhmu.
Karena ia adalah lawan yang kejam.
Pahami dan berusahalah menyesuaikan dengan dia.
Karena ketika dia sudah menjadi musuhmu dan meninggalkanmu,
Dia adalah satu-satunya hal yang tak akan kembali walaupun kamu memanggilnya sekeras mungkin.
Dan penyesalan tak ada gunanya.

Karena itu, cukup sudah air mata kukeluarkan (ini serius) ketika gak keterima capaska dan ga bisa GC, kali ini cukup setetes dan mendongaklah. Aku bisa jadi pengurus di tempat lain, mungkin. Bismillahirrahmanirrahim.

Btw, besok pelantikan. Akankah ada keajaiban? Hehehe masih ngarep aja. Kayaknya, sih, nggak. Yaudahlahya. Ihik. Selamat malam!

1 comment:

coretannakdusun said...

kerenn...kerenn..keren... followback yah...

The Owner

My photo
Already 20. The girl who tries to be adorable enough.
"Face tomorrow, tomorrow is not yesterday."
-Avril Lavigne, Darlin'